Saturday, November 30, 2013

Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasi Request Time Out (RTO)

Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasi Request Time Out (RTO) - Feriantano.com

Sebelum membahas tentang riquest time out (RTO) alangkah baiknya membaca terlebih dahulu tentang pengertian dan fungsi ping pada command prompt.

Pengertian Request Time Out (RTO)

Request Time Out adalah ketika Komputer server tidak merespon/menjawab permintaan dari klien setelah beberapa lama.

Penyebab Request Time Out (RTO)

  1. Utilisasi/pemakaian bandwidth sudah penuh.
  2. Kualitas akses jaringan (wireless/wireline) kurang bagus.
  3. Website yang dituju memiliki delay yang tinggi, sehingga ping timeout.
  4. Koneksi ke IP tersebut putus.
  5. Port di komputer tersebut ditutup.
  6. Pengerimpingan kabel yang kurang bagus.
  7. Panjang kabel yang over (idealnya 80m, tapi dibolehkan 100m).
  8. Jangan melewati kabel yang bertegangan arus kuat (kabel listrik).
  9. Perangkat hardware bermasalah pada switch atau NIC.
  10. Ada kemungkinan virus /worm.
  11. Ada crash dengan program2 yang ada di komputer/laptop seperti firewall, antivirus.

Cara Mengatasi Request Time Out (RTO)

  1. Check kembali penulisan IP Address tujuan pada sintaks ping.
  2. Check kembali apakah pemasangan kabel sudah tepat di komputer tujuan.
  3. Check kembali NetID pada computer tujuan.
  4. Matikan Firewall di kedua computer. (Baca : Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Firewall Pada Windows 7 dan Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Firewall di Windows 8)

Friday, November 29, 2013

Jenis dan Tipe Web Hosting Lengkap

Jenis dan Tipe Web Hosting Lengkap - Feriantano.com

Ada beragam jenis layanan web hosting tersedia untuk menyimpan website anda. Sebelum membeli layanan web hosting, adalah penting untuk mengerti layanan mana yang sesuai dengan kebutuhan website anda, server apa yang cocok untuk bisnis, budget, dan apa saja yang ditawarkan tiap jenis web hosting itu.

Sebelum saya menjelaskan jenis dan tipe web hosting, alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa itu web hosting. Silahkan anda baca Pengertian dan Definisi Web Hosting.

Memilih web hosting yang terlalu besar untuk website anda dapat mengakibatkan terbuangnya uang dan sumber daya secara percuma, namun menggunakan web hosting yang kinerjanya tidak dapat mengimbangi arus lalu lintas data yang semakin membesar itu juga bisa menjadi mimpi buruk. Jadi bagaimana baiknya, baiklah kita mencermati pembahasan mengenai beberapa jenis dan tipe web hosting, sehingga mungkin dapat membantu anda untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan website yang anda akan kembangkan.

1. Free Hosting

Free hosting merupakan layanan web hosting gratis. Anda biasanya cukup mendaftarkan diri dan menempatkan file web Anda di sana setelah diterima menjadi anggota. Sang penyedia biasanya juga menawarkan pemilihan subdomain untuk alamat situs pengguna dan menyediakan aplikasi instan untuk membuat website. Sang penyedia layanan umumnya memberikan batasan-batasan tertentu, atau menyisipkan iklan mereka di halaman web Anda sebagai balas jasa.

2. Shared Hosting

Shared hosting merupakan layanan web hosting berbayar yang paling murah. Secara teknis, penyedia layanan membagi sebuah server dan sumberdayanya (termasuk harddisk dan memori), sehingga dapat dipakai bersama-sama oleh puluhan hingga ratusan website. Pengguna layanan lantas cukup memilih paket yang sudah disediakan, misalnya dengan ukuran space tertentu (10 MB, 50 MB, 100 MB, dst.).

Hampir semua layanan web hosting Indonesia menawarkan paket shared hosting. Jenis jasa layanan ini paling banyak digunakan orang karena dikenal paling murah. Namun, karena sumberdayanya dipakai secara bersama dan ada pembatasan-pembatasan tertentu, shared hosting tidak cocok digunakan untuk website besar (yang ramai pengunjung atau membutuhkan sumberdaya tinggi).

3. Reseller Hosting

Reseller hosting merupakan layanan "makelar" web hosting. Mereka sebenarnya bukan pengelola layanan web hosting, namun perpanjangan tangan dari penyedia layanan web hosting tertentu, namun diberi kewenangan untuk menjual kembali, membuat paket-paket, dan menggunakan nama/label/merek sendiri untuk layanan hosting yang mereka tawarkan.

Umumnya penyedia jasa hosting menawarkan model kerjasama reseller. Model ini cocok digunakan oleh orang yang ingin memulai bisnis web hosting namun masih memiliki keterbatasan sumberdaya (baik segi keuangan, kemampuan teknis, atau lainnya).

4. VPS (Virtual Private Server) Hosting

VPS hosting merupakan layanan web hosting berbayar yang agak mahal. Secara teknis, penyedia layanan web hosting membagi sumberdaya sebuah server menjadi beberapa server virtual. Berbeda dengan shared hosting yang dipakai secara bersama-sama, server yang dipakai untuk VPS hanya dibatasi untuk beberapa pelanggan saja agar performa masing-masing server virtual bisa terjaga kinerja dan sumberdayanya. Pengguna layanan VPS bisa memilih paket yang disediakan (biasanya perbedaan terletak pada besarnya space, batasan bandwidth, alokasi memori yang diberikan, dan bantuan teknis pengelolaannya).

VPS (Virtual Private Server) memiliki kelebihan pada keleluasaan pelanggan dalam mengelola hosting yang disewanya, karena masing-masing memiliki hak akses ke root, memilih sistem operasi, menginstal aplikasi sendiri, dan bisa digunakan untuk beberapa website sekaligus. VPS cocok untuk website skala menengah ke atas (ramai pengunjung) atau digunakan oleh orang yang memiliki website banyak.

5. Dedicated Hosting

Dedicated hosting merupakan layanan web hosting berbayar yang cukup mahal. Penyedia layanan web hosting menyewakan sebuah server kepada seorang pelanggan saja. Pelanggan secara penuh dapat menggunakan server dan sumberdaya untuk kebutuhan sendiri, seakan-akan menjadi pemilik server tersebut.

Jadi penyedia hanya memiliki fisik server, namun penggunaan, kontrol, dan segala resiko sistem di server menjadi hak dan tanggung-jawab sang pelanggan/penyewa. Jenis ini sangat cocok digunakan oleh website, intitusi atau organisasi skala besar yang ingin "memiliki" server sendiri tanpa harus berinvestasi untuk membeli server internet.

6. Colocation Hosting

Colocation hosting merupakan layanan web hosting berbayar yang paling mahal. Penyedia layanan hanya menyediakan tempat dan prasarana pendukung, adapun pelanggan harus menyediakan komputer server sendiri. Jadi penyedia layanan colo hanya menyewakan tempat, akses internet, dan jasa perawatan server. Pelanggan juga bisa menugaskan seseorang untuk merawat server di data center, memperbaiki kerusakan, dan sebagainya. Model ini sangat disarankan bagi institusi dan organisasi besar.

Baca Juga :

Fungsi Tombol Shortcut/Kombinasi Ctrl + (A-Z) Lengkap

Fungsi Tombol Shortcut/Kombinasi Ctrl + (A-Z) Lengkap - Feriantano.com

Tmbol Ctrl sangat besar sekali peranannya dalam dunia komputer. Fungsi utamanya adalah untuk mempercepat kegiatan kita di depan layar monitor. Tombol Ctrl di keyboard tidak akan berfungsi jika  tidak ditekan bersama-sama dengan tombol lain.

Berikut ini fungsi tombol shortcut/kombinasi ctrl + (a-z) yang kami sajikan secara lengkap. Kombinasi tombol ctrl + (a-z) ini bisa berfungsi ketika kita menggunakan office, browsing, maupun menggunakan aplikasi/software lainnya.

Microsoft Office

Ctrl+A: Blok semua data dalam dokumen
Ctrl+B: Menebalkan huruf (Bold)
Ctrl+C: Menggandakan/Mengkopi data (Copy)
Ctrl+D: Membuka format huruf
Ctrl+E: Membuat teks rata tengah (Center)
Ctrl+F: Mencari data (Find)
Ctrl+G: Mencari halaman
Ctrl+H: Mengganti nama data (Replace)
Ctrl+I: Memiringkan huruf (Italic)
Ctrl+J: Tulisan rata kiri kanan (Justify)
Ctrl+K: Menyisipkan Hyperlink
Ctrl+L: Rata kiri (Align Left)
Ctrl+M: Sama dengan 'tabulasi'(tambah indent)
Ctrl+N: Membuat lembar dokumen baru
Ctrl+O: Membuka dokumen
Ctrl+P: Mencetak tulisan (Print)
Ctrl+Q: Mengatur tabulasi (remove indent/kebalikan Ctrl+M)
Ctrl+R: Tulisan rata kanan (Align Right)
Ctrl+S: Menyimpan data
Ctrl+T: Tabulasi
Ctrl+U: Garis bawah (Underline)
Ctrl+V: Menggandakan data untuk kedua kali (Paste)
Ctrl+W: Menutup data
Ctrl+X: Memotong data (Cut)
Ctrl+Y: Redo (Kebalikan dari Ctrl+Z)
Ctrl+Z: Undo (Membatalkan perintah sebelumnya)


Microsoft Open Office

Ctrl+A: Blok semua data dalam dokumen
Ctrl+B: Menebalkan huruf (Bold)
Ctrl+C: Menggandakan/Mengkopi data (Copy)
Ctrl+D: Garis bawah dobel (lebih tebal) (Underline Special)
Ctrl+E: Membuat teks rata tengah (Center)
Ctrl+F: Mencari data (Find)
Ctrl+G: tabulasi
Ctrl+H: N/A
Ctrl+I: Memiringkan huruf (Italic)
Ctrl+J: Tulisan rata kiri kanan (Justify)
Ctrl+K: Menyisipkan Hyperlink
Ctrl+L: Rata kiri (Align Left)
Ctrl+M: N/A
Ctrl+N: Membuat lembar dokumen baru
Ctrl+O: Membuka dokumen
Ctrl+P: Mencetak tulisan (Print)
Ctrl+Q: Close aplikasi (Quit)
Ctrl+R: Tulisan rata kanan (Align Right)
Ctrl+S: Menyimpan data
Ctrl+T: N/A
Ctrl+U: Garis bawah (Underline)
Ctrl+V: Menggandakan data untuk kedua kali (Paste)
Ctrl+W: Menutup data
Ctrl+X: Memotong data (Cut)
Ctrl+Y: Redo (Kebalikan dari Ctrl+Z)
Ctrl+Z: Undo (Membatalkan perintah sebelumnya)


Browser

Ctrl+(1-9): Ke tab Nomor....
Ctrl+A: Blok semua data dalam dokumen
Ctrl+B: N/A, bookmark sidebar firefox
Ctrl+C: Copy
Ctrl+D: Bookmark halaman
Ctrl+E: N/A, mencari cepat di chrome
Ctrl+F: Mencari data
Ctrl+G: Mencari (mungkin sama dengan Ctrl+F?)
Ctrl+H: History
Ctrl+I: N/A, sidebar bookmark firefox
Ctrl+J: Kotak download
Ctrl+K: Mencari cepat
Ctrl+L: Memasukkan alamat web pada browser
Ctrl+M: N/A, Email pada opera
Ctrl+N: Jendela baru (New window)
Ctrl+O: Membuka document (Open)
Ctrl+P: Mencetak halaman (Print)
Ctrl+Q: N/A
Ctrl+R: Reload/Refresh halaman (muat ulang halaman)
Ctrl+S: Menyimpan document (Save)
Ctrl+T: Membuka tab baru pada browser
Ctrl+U: Page Source ( melihat script web)
Ctrl+V: Fungsinya untuk menempelkan kata yang sudah di copy (Paste)
Ctrl+W: Fungsinya untuk mengclosekan tab yang ada dibrowser
Ctrl+X: Fungsinya untuk memindahkan kata (Cut)
Ctrl+Y: Fungsinya untuk mengembalikan apa yang sudah di Undo (Redo)
Ctrl+Z: Fungsinya untuk mengembalikan ke keadaan seperti sebelumnya. (Undo)

Thursday, November 28, 2013

Pengertian dan Definisi Web Hosting

Pengertian dan Definisi Web Hosting - Feriantano.com

Web Hosting atau Hosting adalah suatu bentuk jasa penyewaan ruang (space) di internet dimana seseorang dapat memakai/menyewa jasa persewaan tersebut untuk keperluan mengonlinekan sebuah website atau situs. Umumnya ruangan yang disewakan adalah untuk penyimpanan data sebuah situs atau blog yang terkoneksi dengan internet sehingga semua orang dapat mengakses sebuah situs atau webhost secara bersamaan. Singkatnya jasa hosting adalah induk semang untuk suatu website, sebuah website tak mungkin dapat diakses/online tanpa adanya jasa webhosting.

Web Hosting atau Hosting sendiri menyediakan server-server yang disewakan sehingga memungkinkan individu atau organisasi menempatkan data atau informasi di internet berupa DNS, EMAIL, FTP, atau HTTP. Sebuah hosting mempunyai kapasitas dengan ukuran MB (MegaByte) dan GB (GigaByte). Server hosting terdiri atas dari sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet yang mempunyai kecepatan tinggi. Pengertian hosting yang lain yaitu menyewa tempat untuk menyimpan data yang dibutuhkan oleh sebuah website sehingga bisa diakses melalui internet.

Ada 2 kategori besar sebuah layanan web hosting yaitu layanan hosting berbayar dan hosting gratisan.

1. Hosting Berbayar

Hosting berbayar yaitu dimana bila Anda ingin menyimpan data di sana maka harus mengeluarkan sejumlah uang untuk menyewa. Biasanya hosting berbayar memiliki bermacam penawaran sewa hosting mulai dari space yang kecil, menengah sampai dengan unlimited atau tak terbatas. Sama seperti bisnis sewa menyewa lainnya, maka ada jangka waktu tertentu yang bisa dipilih misalnya 3 bulan, 6 bulan atau setahun dan seterusnya. Bila seorang penyewa merasa puas dengan layanan web host provider yang bersangkutan maka dia akan memakai jasa provider tersebut. Untuk Anda yang mungkin masih pemula, maka sebaiknya teliti sebelum melakukan sewa hosting murah sebab harga murah belum tentu memiliki layanan yang terbaik.

2. Hosting Gratisan

Hosting gratisan adalah kebalikan dari hosting yang berbayar. Setiap penggunanya tidak dikenakan biaya sewa selama memakai jasa layanan sebuah web hosting. Jenis layanan hosting gratis ini memiliki kelebihan misalnya kita tak usah mengeluarkan sepeser uang untuk memakai jasa mereka. Siapkan saja sebuah domain dan arahkan domain tersebut ke hosting gratisan maka website sudah dapat diakses secara simultan. Kelemahan dari hosting jenis adalah kita tak tahu sampai kapan layanan gratisnya bisa tetap online, bisa saja secara mendadak langsung dihapus free service host-nya padahal kita sudah berbulan atau bertahun-tahun membangun sebuah website, jika ini terjadi maka kerugian besar dan penyesalan yang hanya tersisa.

Baca Juga :

Tuesday, November 26, 2013

Macam-Macam Jenis TLD (Top Level Domain) Lengkap

Macam-Macam Jenis TLD (Top Level Domain) Lengkap - Feriantano.com

Top Level Domain Name (TLD) adalah ektension atau kata yang berada dibelakang domain. Ada dua Top Level Domain, yaitu Generic Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). (Baca : Pengertian dan Fungsi Domain)

Generic Top Level Domain (gTLD)


Generic Top Level Domain (gTLD) merupakan domain name yang berakhiran dengan .com .net .org .edu .mil atau .gov. Jenis domain ini sering juga disebut Top Level Domain, yaitu domain itu langsung dibawah root (titik dibelakang nama domain). Dan tidak menunjukkan domain berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.

DomainKegunaan
.bizDigunakan untuk keperluan bisnis
.comDigunakan untuk keperluan komensial
.eduDigunakan untuk keperluan pendidikan
.infoDigunakan untuk keperluan informasi
.nameDigunakan untuk keperluan web pribadi
.netDigunakan untuk keperluan internet
.orgDigunakan untuk keperluan organisasi
.proDigunakan untuk keperluan profesional
.aeroDigunakan untuk perusahaan penerbangan
.asiaDigunakan untuk domain di asia
.catDigunakan untuk kategori
.coopDigunakan untuk perusahaan cooperation
.eduDigunakan untuk pendidikan
.govDigunakan untuk pemerintahan
.intDigunakan untuk internasioal
.jobsDigunakan untuk pekerjaan
.milDigunakan untuk militer
.mobiDigunakan untuk keperluan mobile communication
.telDigunakan untuk telekomunikasi
.museumDigunakan untuk website musium
.travelDigunakan untuk perjalanan
.xxxDigunakan untuk Hiburan Dewasa (Pornografi)

Country Code Top Level Domain (ccTLD)


Country Code Top Level Domain (ccTLD) merupakan sebuah level domain tertinggi yang didasarkan pada kode negara seperti .id, .us, .ca, .ru, dan masih banyak lainnya.

DomainNegara
.acAscension
.adAndorra
.aeUni Emirat Arab
.afAfganistan
.agAntigua dan Barbuda
.aiAnguilla
.alAlbania
.amArmenia
.anAntillen Belanda
.aoAngola
.aqAntartika
.arArgentina
.asSamoa Amerika
.atAustria
.auAustralia
.awAruba
.ax�land
.azAzerbaijan
.baBosnia Herzegovina
.bbBarbados
.bdBangladesh
.beBelgia
.bfBurkina Faso
.bgBulgaria
.bhBahrain
.biBurundi
.bjBenin
.bmBermuda
.bnBrunei Darussalam
.boBolivia
.brBrasil
.bsBahama
.btBhutan
.bvPulau Bouvet
.bwBotswana
.byBelarus
.bzBelize
.caKanada
.ccPulau Cocos
.cdRepublik Demokratik Kongo
.cfRepublik Afrika Tengah
.cgRepublik Kongo
.chSwiss
.ciC�te d�Ivoire (Pantai Gading)
.ckKepulauan Cook
.clChili
.cmKamerun
.cnRepublik Rakyat Cina
.coKolombia
.crKosta Rika
.csSerbia dan Montenegro
.cuKuba
.cvTanjung Verde
.cxPulau Natal
.cySiprus
.czRepublik Ceko
.deJerman
.djDjibouti
.dkDenmark
.dmDominika
.doRepublik Dominika
.dzAljazair (Algeria)
.ecEkuador
.eeEstonia
.egMesir
.ehSahara Barat
.erEritrea
.esSpanyol
.etEthiopia
.euUni Eropa
.fiFinlandia
.fjFiji
.fkKepulauan Falkland
.fmFederasi Mikronesia
.foKepulauan Faroe
.frPerancis
.gaGabon
.gbBritania Raya
.gdGrenada
.geGeorgia
.gfGuyana Perancis
.ggGuernsey
.ghGhana
.giGibraltar
.glGreenland
.gmGambia
.gnGuinea
.gpGuadeloupe
.gqGuinea Khatulistiwa
.grYunani
.gsGeorgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan
.gtGuatemala
.guGuam
.gwGuinea Bissau
.gyGuyana
.hkHong Kong
.hmPulau Heard dan Kepulauan McDonald
.hnHonduras
.hrKroasia
.htHaiti
.huHongaria
.idIndonesia
.ieRepublik Irlandia
.ilIsrael
.imPulau Man
.inIndia
.ioTeritori Samudra Hindia Britania
.iqIrak
.irIran
.isIslandia
.itItalia
.jeJersey
.jmJamaika
.joYordania
.jpJepang
.keKenya
.kgKirgizstan
.khKamboja
.kiKiribati
.kmKomoro
.knSaint Kitts dan Nevis
.kpKorea Utara
.krKorea Selatan
.kwKuwait
.kyKepulauan Cayman
.kzKazakhstan
.laLaos
.lbLebanon
.lcSaint Lucia
.liLiechtenstein
.lkSri Lanka
.lrLiberia
.lsLesotho
.ltLituania
.luLuxemburg
.lvLatvia
.lyLibya
.maMaroko
.mcMonako
.mdMoldova
.meMontenegro
.mgMadagaskar
.mhKepulauan Marshall
.mkRepublik Makedonia
.mlMali
.mmMyanmar
.mnMongolia
.moMakau
.mpKepulauan Mariana Utara
.mqMartinique
.mrMauritania
.msMontserrat
.mtMalta
.muMauritius
.mvMaladewa
.mwMalawi
.mxMeksiko
.myMalaysia
.mzMozambik
.naNamibia
.ncKaledonia Baru
.neNiger
.nfPulau Norfolk
.ngNigeria
.niNikaragua
.nlBelanda
.noNorwegia
.npNepal
.nrNauru
.nuNiue
.nzSelandia Baru
.omOman
.paPanama
.pePeru
.pfPolinesia Perancis
.pgPapua Nugini
.phFilipina
.pkPakistan
.plPolandia
.pmSaint-Pierre dan Miquelon
.pnKepulauan Pitcairn
.prPuerto Riko
.psOtoritas Nasional Palestina
.ptPortugal
.pwPalau
.pyParaguay
.qaQatar
.reR�union
.roRumania
.rsSerbia
.ruRusia
.rwRwanda
.saArab Saudi
.sbKepulauan Solomon
.scSeychelles
.sdSudan
.seSwedia
.sgSingapura
.shSaint Helena
.siSlovenia
.sjSvalbard dan Jan Mayen
.skSlowakia
.slSierra Leone
.smSan Marino
.snSenegal
.soSomalia
.srSuriname
.stSao Tome dan Principe
.suUni Soviet
.svEl Salvador
.sySuriah
.szSwaziland
.tcKepulauan Turks dan Caicos
.tdChad
.tfTeritorial Perancis Selatan
.tgTogo
.thThailand
.tjTajikistan
.tkTokelau
.tlTimor Leste
.tmTurkmenistan
.tnTunisia
.toTonga
.tpTimor Timur
.trTurki
.ttTrinidad dan Tobago
.tvTuvalu
.twRepublik Cina (Taiwan)
.tzTanzania
.uaUkraina
.ugUganda
.ukInggris
.usAmerika Serikat
.uyUruguay
.uzUzbekistan
.vaVatikan
.vcSaint Vincent dan Grenadines
.veVenezuela
.vgKepulauan Virgin Britania Raya
.viKepulauan Virgin Amerika Serikat
.vnVietnam
.vuVanuatu
.wfWallis dan Futuna
.wsSamoa (dulunya Samoa Barat)
.yeYaman
.ytMayotte
.yuYugoslavia
.zaAfrika Selatan
.zmZambia
.zwZimbabwe

Domain Indonesia


Indonesia memiliki nama domain tersendiri yang dikelola langsung oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Domain-domain indonesia meliputi .ac.id, .web.id, .co.id, .net.id, .go.id, .sch.id, .mil.id, dan .or.id . Domain-domain tersebut mempunyai kegunaan dan karakeristik yang berbeda.

DomainKegunaan
.ac.idJenis domain yang digunakan bagi lingkungan akademik/perguruan tinggi dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.co.idJenis domain yang digunakan bagi organisasi komersial yang pada ketentuan dan kebijakan selanjutnya hanya diperuntukan bagi perusahaan dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.or.idJenis domain yang digunakan bagi organisasi selain organisasi yang masuk kedalam kategori domain ac.id, co.id, net.id, go.id, mil.id, sch.id, dst dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.net.idJenis domain yang digunakan bagi organisasi pemegang Izin Penyelenggara jasa telekomunikasi dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.web.idJenis domain yang digunakan bagi personal dan organisasi dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.sch.idJenis domain yang digunakan bagi sekolah dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.go.idJenis domain yang digunakan khusus bagi instansi pemerintah dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.mil.idJenis domain yang digunakan bagi kalangan militer dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
.war.net.idJenis domain yang digunakan bagi warung internet dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.


Baca Juga :

Monday, November 25, 2013

Pengertian dan Fungsi Domain

Pengertian dan Fungsi Domain - Feriantano.com

Domain adalah suatu nama yang unik berformat huruf abjad (a,b,c,d,e,dan seterusnya) dan angka (1,2,3,dan seterusnya) serta simbol (-) untuk menamai alamat url website untuk mengidenfitikasi sebagai pengganti format deretan angka alamat IP client server hosting tempat file website diletakkan. Dengan menggunakan Domain seseorang tidak perlu menghapal serangkaian IP Address sehingga memudahkan dalam menghapal maupun pengucapan. (Baca : Macam-Macam Jenis TLD (Top Level Domain) Lengkap)

Fungsi Domain


Domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address.

Untuk itu diperlukan domain guna mengganti deretan angka tersebut agar menjadi deretan kata yang tentunya gampang diingat. Misalkan namadomain.com akan lebih mudah diingat ketimbang angka 218.719.51.617.

Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL(Uniform Resource Locator) atau alamat website. Namun sebenarnya berbeda antara URL dan Domain. Nama domain adalah bagian dari URL. Sedangkan URL masuk ke detail lebih dari nama domain, menyediakan lebih banyak informasi, termasuk alamat halaman tertentu, nama folder, nama mesin, dan protokol bahasa.

Contoh Domain:
www.feriantano.com

Contoh URL:
http://www.feriantano.com/2013/11/pengertian-dan-fungsi-domain.html

Baca Juga :

Saturday, November 23, 2013

Pengertian, Sejarah dan Fungsi URL (Uniform Resource Locator)

Pengertian, Sejarah dan Fungsi URL (Uniform Resource Locator) - Feriantano.com

URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locators yang berarti suatu "pathname" untuk mengidentifikasi sebuah dokumen di web. Didalam URL terdapat informasi nama mesin/host (dalam hal ini komputer) yang akan diakses, nama dokumen beserta logical pathnamenya serta jenis protokol yang akan digunakan untuk melakukan akses ke web.

Pengertian URL (Uniform Resource Locator)

URL adalah singkatan Uniform Resource Locator, yaitu rangkaian karakter (seperti huruf, angka, maupun simbol) berdasarkan format standar yang telah ditetapkan, yang digunakan untuk menunjukkan alamat sumber yang ada seperti file dan dokumen pada Internet.

Sejarah URL (Uniform Resource Locator)

URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 agar penulis-penulis dokumen dokumen dapat mereferensikan pranala ke WWW (World Wide Web). Sejak 1994, konsep URL telah dikembangkan menjadi istilah Uniform Resource Identifier (URI) yang lebih umum sifatnya.

Fungsi URL (Uniform Resource Locator)

  1. Sebagai pengidentifikasi sebuah dokumen di web.
  2. Pemberian alamat pada setiap web yang berisi dokumen.
  3. Untuk memudahkan kita dalam mengakses suatu dokumen melalui website.
  4. Untuk memberikan penamaan terhadap suatu file/dokumen pada website.
  5. Memudahkan kita untuk mengingat suatu alamat website.